Tim dukungan pelanggan kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanya kami apa saja!

Pemerintah di seluruh dunia melakukan berbagai upaya untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19). Mulai dari kebijakan physical distancing hingga penggunaan teknologi dilibatkan untuk mengurangi penyebaran virus corona.

Berbicara soal teknologi, ada beberapa perangkat yang digunakan untuk membantu mengatasi virus corona. China pernah menggunakan drone untuk menyemprotkan cairan disinfektan.

Selain drone, ada perangkat teknologi lainnya yang digunakan sebagai upaya untuk mengatasi penyebaran virus corona. Nah, berikut ini daftarnya perangkat tersebut.

Drone
China mengandalkan drone untuk menyemprotkan cairan disinfektan ke desa-desa dan kota-kota yang terkena virus korona. Perangkat udara digunakan di provinsi pesisir Jilin, Shandong dan Zhejiang. Dengan penyemprotan disinfektan, diharapkan drone bisa mencegah penyebaran virus ini.

Helm Pintar
Helm pintar ini merupakan alat yang pada dasarnya memiliki fungsi yang sama dengan thermal scanner. Aparat kepolisian di Chengdu, Provinsi Sichuan, China menggunakan helm pintar untuk mendeteksi suhu tubuh warga.

Alat tersebut diklaim mampu mendeteksi suhu tubuh lebih cepat yakni mencapai 100 orang dalam 2 menit. Perangkat diklaim mampu mendeteksi suhu abnormal secara tepat waktu, akurat dan efektif.

Cincin Oura
Sebanyak 2.000 profesional kesehatan garis depan akan mendapatkan cincin Oura untuk dipakai selama penelitian. Cincin melacak suhu tubuh pengguna secara terus menerus, serta pola tidur, detak jantung, dan tingkat aktivitas mereka. Seperti diketahui, demam adalah gejala umum dan awal yang dapat menunjukkan COVID-19.

Robot
Perusahaan dari Israel menciptakan robot bernama Temi yang digunakan untuk membantu dokter mendiagnosis pasien virus korona dengan jarak yang aman. Robot ini dilengkapi dengan termometer dan kamera untuk mengambil tanda vital pasien. CMO Robotemi Yaron Yoels mengatakan, robot Temi ditujukan untuk mencegah potensi penyebaran virus korona yang ditularkan dari pasien ke dokter.

Aplikasi Peta
Warga China menggunakan program peta dan penelusur perjalanan untuk menghindari daerah yang terkena infeksi virus korona. Aplikasi ini bernama QuantUrban dan program WeChat, YiKuang atau “Epidemic Situation”.

Aplikasi mengadopsi informasi resmi di lingkungan tempat terjadinya kasus virus korona. Aplikasi melakukan pemetaan secara geografis, sehingga pengguna dapat mengukur seberapa dekat mereka dengan lokasi yang terinfeksi virus korona.

Nilai Kualitas Konten